Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Persebaran Flora dan Fauna di Dunia




Persebaran flora dan fauna di dunia sangat dipengaruhi oleh iklim, garis lintang, relief, dan sejarah geologis benua. Secara biogeografis, dunia terbagi dalam beberapa zona, antara lain Neartik (Amerika Utara), Neotropik (Amerika Latin), Paleartik (Eropa–Asia utara), Ethiopian (Afrika), Oriental (Asia Selatan–Tenggara), dan Australian (Australia–Papua). Setiap zona memiliki kombinasi iklim dan sejarah evolusi yang berbeda, sehingga melahirkan keanekaragaman spesies khas, misalnya hutan hujan Amazon di zona Neotropik, savana Afrika di zona Ethiopian, hingga marsupial unik di zona Australian.

Indonesia menempati posisi strategis pada pertemuan zona Oriental dan Australian. Secara umum, persebaran faunanya dibagi menjadi tiga: wilayah Paparan Sunda (Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali) dengan fauna bercorak Asia seperti harimau, gajah, orangutan, badak; wilayah peralihan Wallacea (Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku) dengan fauna unik seperti anoa, babirusa, burung maleo, dan komodo; serta wilayah Paparan Sahul (Papua dan sekitarnya) dengan fauna bercorak Australia, seperti kasuari, cendrawasih, dan kanguru pohon. Dari sisi flora, Indonesia didominasi hutan hujan tropis di barat, hutan musim di Jawa–Bali, serta sabana di Nusa Tenggara. Keragaman ini menjadikan Indonesia salah satu pusat biodiversitas dunia yang sangat penting untuk dikonservasi.


Baca Materi di sini 

Posting Komentar untuk "Persebaran Flora dan Fauna di Dunia "